<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Matematika Ekstension - USU &#187; Artikel</title>
	<atom:link href="http://math.antarmedia.com/usu/category/artikel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://math.antarmedia.com/usu</link>
	<description>Re // Search - Used</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Nov 2010 00:12:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Trik Agar Tidak Cepat Pikun</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/20/trik-agar-tidak-cepat-pikun/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/20/trik-agar-tidak-cepat-pikun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 07:36:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudie Nst</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/20/trik-agar-tidak-cepat-pikun/</guid>
		<description><![CDATA[Lupa dimana menaruh kunci atau benda penting lain? Jangan takut, itu belum tentu gejala menderita Alzheimer. Berikut ada kiat agar kita tidak cepat pikun atau pelupa.1. Beri makan otak Anda adalah yang Anda makan. Kalau banyak makan junk food, maka &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/20/trik-agar-tidak-cepat-pikun/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://math.antarmedia.com/usu/wp-content/uploads/2008/08/otak.jpg" title="otak.jpg"><img src="http://math.antarmedia.com/usu/wp-content/uploads/2008/08/otak.thumbnail.jpg" alt="otak.jpg" /></a>Lupa dimana menaruh kunci atau benda penting lain? Jangan takut, itu belum tentu gejala menderita Alzheimer. Berikut ada kiat agar kita tidak cepat pikun atau pelupa.<strong>1. Beri makan otak</strong><br />
Anda adalah yang Anda makan. Kalau banyak makan junk food, maka otak kita jadi sampah juga. Lemak dalam makanan berkadar lemak tinggi bisa berimbas buruk pada sinaps otak. Sinaps adalah bagian yang menghubungkan neuron otak dan penting untuk belajar serta mengingat. Untuk menyehatkan bagian ini, makan banyak-banyak ikan salmon, buah kiwi dan semua makanan yang mengandung asam lemak omega-3.</p>
<p><strong>2. Lakukan olahraga</strong><br />
Olahraga bisa meningkatkan daya ingat, berpikir lebih jernih dan mengurangi risiko penyakit kognitif. Sebab olahraga akan mengurangi tekanan pada tubuh, memompa energi lebih banyak ke otak. Aktivitas ini juga memicu pelepasan bahan kimia yang menguatkan neuron. Cukup setengah saja setiap hari. Jangan lupa lakukan peregangan otot.</p>
<p><strong>3. Olah otak</strong><br />
Mengisi TTS, main games memori, ternyata juga olah otak yang mencegah kepikunan. Aktivitas ini menstimulasi otak sehingga otak kita terlatih untuk mengingat-ingat selalu alias tidak malas berpikir. Semua itu membuat sistem otak kita selalu siap bekerja kapan saja, tidak mogok.</p>
<p><strong>4. Trik memori</strong><br />
Agak mirip dengan yang di atas, kegiatan ini membiasakan kita mengingat-ingat dan mengontrol daya ingat. Membuat prediksi juga bisa membantu proses daya ingat. Latihan ini berguna sebab kadang saat kita punya suatu ide, kita lupa data-data lain yang bisa mendukung ide tersebut.</p>
<p><strong>5. Istirahatkan</strong><br />
Walau otak kita genius, kalau dipakai terus juga akan lelah. Maka beri istirahat agar kelak bisa bekerja lebih baik lagi. Sebuah studi mengatakan, tidur 90 menit di siang hari bisa membantu kinerja orak.</p>
<p><em>Diterjemahkan secara bebas dari Livescience.<br />
Foto: Livescience.</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/20/trik-agar-tidak-cepat-pikun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Teknologi Menuju Manusia Bionik</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/19/10-teknologi-menuju-manusia-bionik/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/19/10-teknologi-menuju-manusia-bionik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 11:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudie Nst</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/19/10-teknologi-menuju-manusia-bionik/</guid>
		<description><![CDATA[Di era lampau, manusia bionik memang hanya ada dalam film dan buku fiksi ilmiah. Tapi saat ini itu sudah menjadi kenyataan. Bahkan bukan tak mungkin kelak manusia menciptakan manusia bionik seutuhnya. Buktinya sudah ada 10 bukti ilmiah di bawah ini. &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/19/10-teknologi-menuju-manusia-bionik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://math.antarmedia.com/usu/wp-content/uploads/2008/08/bioniceye.jpg" title="bioniceye.jpg"><img src="http://math.antarmedia.com/usu/wp-content/uploads/2008/08/bioniceye.thumbnail.jpg" alt="bioniceye.jpg" /></a>Di era lampau, manusia bionik memang hanya ada dalam film dan buku fiksi ilmiah. Tapi saat ini itu sudah menjadi kenyataan. Bahkan bukan tak mungkin kelak manusia menciptakan manusia bionik seutuhnya. Buktinya sudah ada 10 bukti ilmiah di bawah ini.</p>
<p><strong>1. Mata bionik</strong><br />
Penyandang tuna netra kini sudah bisa melihat cahaya dasar, gerakan dan bentuk. Itulah yang dikembangkan Dr. John Pezaris dari Harvard Research dengan Argus II Retinal Prosthesis, yang kini tengah diujicoba FDA. Aplikasi ini merekam informasi visual melalui kamera dan memprosesnya ke dalam sinyal elektronik, lalu dikirim secara nirkabel ke elektroda implan. Argus II menggunakan implan elektroda di dalam maya yang menggantikan fungsi retina.</p>
<p><strong>2. Tulang yang tumbuh kembali</strong></p>
<p>Sejak tahun 1960-an, ilmuwan sudah tahun tentang protein yang mampu menambah jaringan tulang agar tumbuh kembali saat mengalami kerusakan. Sayangnya teknologi saat itu belum sempurna. Baru tahun 2006 ilmuwan UCLA mendapatkan solusi dengan mendesain protein sehingga layak menumbuhkan sel-sel jenis tertentu saja. Protein ini bermana UCB-1.</p>
<p><strong>3. Pankreas portabel</strong></p>
<p>Ini adalah oankreas buatan yang mampu memonitor level gula darah dalam insulin agar sesuai dengan yang dibutuhkan tubuh. Aaron Kowalski, direktur proyek Juvenile Diabetes Research Foundation mengatakan akan segera memasarkannya. Produk ini adalah kombinasi dari dua jenis teknologi, pompa insulin dan pemonitor glukosa.</p>
<p><strong>4. Lidah elektronik</strong></p>
<p><span id="more-36"></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/19/10-teknologi-menuju-manusia-bionik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Referensi TextBooks</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/08/referensi-judul-tugas-akhir/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/08/referensi-judul-tugas-akhir/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 11:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudie Nst</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/08/referensi-judul-tugas-akhir/</guid>
		<description><![CDATA[Salam Hangat Teman teman.. ini ada link tentang textbook yang bagus&#8230;.semau nya buku dalambentuk digital bisa juga didownload&#8230; Free Computer, Science, Programming, Database &#38; Engineering Books  Semoga bermanfaat&#8230;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Salam Hangat Teman teman.. ini ada link tentang textbook yang bagus&#8230;.semau nya buku dalambentuk digital bisa juga didownload&#8230;</p>
<p><a target="_blank" href="http://freecomputerbooks.com">Free Computer, Science, Programming, Database &amp; Engineering Books </a></p>
<p>Semoga bermanfaat&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2008/08/08/referensi-judul-tugas-akhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RAHASIA DNA</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/14/25/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/14/25/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 23:05:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudie Nst</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/14/25/</guid>
		<description><![CDATA[Perkembangan sains memperjelas bahwa makhluk hidup memiliki struktur yang luar biasa kompleks dan suatu keteraturan yang terlalu sempurna untuk muncul melalui peristiwa kebetulan. Ini membuktikan fakta bahwa makhluk hidup diciptakan oleh Pencipta yang Mahakuasa yang memiliki pengetahuan tanpa banding. Baru-baru &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/14/25/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perkembangan sains memperjelas bahwa makhluk hidup memiliki struktur yang luar biasa kompleks dan suatu keteraturan yang terlalu sempurna untuk muncul melalui peristiwa kebetulan. Ini membuktikan fakta bahwa makhluk hidup diciptakan oleh Pencipta yang Mahakuasa yang memiliki pengetahuan tanpa banding. Baru-baru ini, misalnya, dengan tersingkapnya struktur sempurna dalam gen manusia yang menjadi isu yang menonjol karena Projek Genom, penciptaan yang unik dari Tuhan telah terungkap sekali lagi untuk kita semua.<br />
Dari AS hingga Cina, ilmuwan dari seluruh penjuru dunia telah memberikan upaya terbaik mereka untuk menguraikan 3 miliar huruf kimiawi di dalam DNA dan menentukan urutannya. Sebagai hasilnya, 85% dari data yang terkandung dalam DNA manusia dapat diurutkan dengan tepat. Walaupun ini merupakan perkembangan yang sangat menarik dan penting, sebagaimana dinyatakan Dr. Francis Collins, pimpinan Projek Genom Manusia, sebegitu jauh ini baru langkah pertama dalam upaya menguraikan informasi di dalam DNA.<br />
Agar dapat memahami mengapa penguraian informasi ini berjalan begitu lama, kita harus memahami sifat dari informasi yang tersimpan di dalam DNA.</p>
<p>Dunia DNA yang Penuh Rahasia</p>
<p><span id="more-25"></span></p>
<p>Dalam pembuatan atau pengelolaan produk atau pabrik teknologi, sarana yang paling banyak digunakan adalah pengalaman dan akumulasi pengetahuan yang diperoleh manusia selama berabad-abad. Pengetahuan dan pengalaman penting yang dibutuhkan untuk membangun tubuh manusia, ‘pabrik’ paling maju dan canggih di muka bumi, tersimpan di dalam DNA. Poin penting untuk diperhatikan di sini adalah bahwa DNA telah senantiasa ada semenjak manusia pertama dengan semua kesempurnaan dan kompleksitasnya. Sebagaimana dapat dibaca pada baris-baris di bawah, Anda juga akan melihat dengan jelas betapa tidak masuk akalnya untuk mengklaim, sebagaimana para evolusionis, bahwa molekul seperti itu, dengan semua struktur dan sifatnya yang menakjubkan, berasal mula dari peristiwa kebetulan.<br />
DNA terlindung dengan baiknya di dalam nukleus (inti sel) yang berada di pusat sel. Jika diingat bahwa sel-sel manusia – terhitung lebih dari 100 miliar – memiliki diameter rata-rata 10 mikron (satu mikron adalah 10-6 m.), kecilnya wilayah yang dibicarakan akan dipahami lebih baik. Molekul yang menakjubkan ini merupakan bukti nyata dari kesempurnaan dan sifat luar biasa dari seni penciptaan oleh Allah. Begitu luar biasanya sehingga suatu cabang sains khusus dibuat untuk mendalami rahasia molekul ini., yang masih banyak tersembunyi. Nama cabang sains ini adalah “Genetika”. Dikenal sebagai sains abad ke-21, genetika masih dalam fase merangkak, sejauh berbicara tentang menyelesaikan misteri DNA, walaupun semua sarana teknologi telah digunakan.</p>
<p>Kehidupan di Dalam Nukleus</p>
<p>Jika kita membandingkan tubuh manusia dengan sebuah bangunan, perencanaan dan projek lengkapnya hingga ke detail terhalus ada di DNA, yang terletak di inti setiap sel. Semua tahap perkembangan manusia dalam rahim ibu dan setelah kelahiran berlangsung dalam kerangka program yang telah ditentukan sebelumnya. Penataan sempurna dalam perkembangan manusia ini dinyatakan sebagai berikut dalam Al Quran:<br />
“Apakah .. (QS. Al Qiyamah, 36-38)<br />
Tepat pada fase di mana sel telur yang baru saja dibuahi di dalam rahim ibu, semua karakteristik yang akan kita miliki di kemudian hari telah ditentukan dalam takdir tertentu dan dikodekan di dalam DNA kita dalam suatu bentuk yang teratur. Semua ciri kita, seperti tinggi badan, warna kulit, golongan darah, bentuk wajah yang akan kita miliki ketika berumur tiga puluhan dikodekan di dalam inti sel awal kita tiga puluh tahun dan sembilan bulan sebelumnya, sejak saat pembuahan.<br />
Bentuk informasi di dalam DNA tidak hanya menentukan oleh sifat-sifat fisik yang di atas; ia juga mengendalikan ribuan operasi dan sistem lainnya yang berjalan di dalam sel dan tubuh. Misalnya, bahkan tinggi rendah atau normalnya tekanan darah seseorang tergantung pada informasi yang tersimpan di dalam DNA.</p>
<p>Ensiklopedia yang Amat Besar di Dalam Sel Manusia</p>
<p>Informasi yang tersimpan di dalam DNA sedikit pun tidak boleh dianggap enteng. Walaupun sukar untuk dipercaya, dalam sebuah molekul DNA tunggal milik manusia, terdapat cukup informasi untuk mengisi tepat sejuta halaman ensiklopedia. Coba pikirkan; tepat 1000.000 halaman ensiklopedia…. inti dari setiap sel mengandung sebanyak itu informasi, yang digunakan untuk mengendalikan fungsi tubuh manusia. Sebagai analogi, kita dapat katakan bahwa bahkan Ensiklopedia Britannica yang banyaknya 23 jilid, salah satu ensiklopedia terbesar di dunia, memiliki 25.000 halaman. Jadi, di hadapan kita terbentang sebuah fakta yang menakjubkan. Di dalam sebuah molekul yang ditemukan di dalam inti sel, yang jauh lebih kecil dari sel berukuran mikroskopis tempatnya berada, terdapat gudang penyimpanan data yang 40 kali lebih besar daripada ensiklopedia terbesar di dunia yang menyimpang jutaan pokok informasi. Ini sama dengan 920 jilid ensiklopedia besar yang unik dan tidak ada bandingannya di dunia. Riset menemukan bahwa ensiklopedia besar ini diperkirakan mengandung 5 miliar potongan informasi yang berbeda. Jika satu potong informasi yang ada di dalam gen manusia akan dibaca setiap detik, tanpa henti, sepanjang waktu, akan dibutuhkan 100 tahun sebelum proses selesai. Jika kita bayangkan bahwa informasi di dalam DNA dijadikan bentuk buku, lalu buku-buku ini ditumpuk, maka tingginya akan mencapai 70 meter.<br />
Mari kita ulangi kembali dua kata yang barusan disebutkan di atas; ‘menyimpan informasi’….<br />
Kita harus berhenti di sini dan memikirkan dua kata yang kita ucapkan dengan begitu mudahnya. Mudah untuk mengatakan bahwa sebuah sel mengandung miliaran potongan informasi. Namun, ini sama sekali bukan detail yang dapat begitu saja di disingkirkan sebagai sebuah ucapan. Ini karena yang kita bicarakan di sini bukanlah sebuah komputer atau perpustakaan, tetapi hanya sebuah kubus yang 100 kali lebih kecil dari satu millimeter, yang hanya terbuat dari protein, lemak, dan molekul air. Merupakan keajaiban yang luar biasa mencengangkan bagi sepotong teramat kecil daging untuk mengandung dan menyimpan sekeping saja – apalagi jutaan – informasi.<br />
Di era modern, manusia menggunakan komputer untuk menyimpan informasi. Teknologi komputer dewasa ini dianggap sebagai teknologi tercanggih yang membuka jalan menuju semua teknologi lainnya. Jumlah informasi yang 20 tahun silam mungkin disimpan dalam sebuah komputer seukuran kamar, hari ini dapat disimpan dalam “mikrocip” kecil, namun begitu teknologi mutakhir yang dihasilkan oleh kecerdasan manusia setelah berabad-abad akumulasi teknologi dan bertahun-tahun kerja keras masih jauh dari mencapai kapasitas penyimpanan informasi milik sebuah inti sel. Kami kira, perbandingan berikut akan memadai untuk memberi gambaran kecilnya DNA, yang memiliki kapasitas yang demikian hebat.<br />
Informasi yang dibutuhkan untuk menspesifikasi desain dari semua spesies organisme yang pernah ada di planet ini, jumlah yang menurut G.G. Simpson adalah sekitar satu miliar, dapat disimpan dalam satu sendok the dan masih akan cukup tempat bagi semua informasi dalam seluruh buku yang pernah ditulis.1<br />
Bagaimana sebuah rantai yang kasat mata, terbuat dari atom-atom yang tersusun bersisian, dengan diameter seukuran sepersemiliar millimeter, memiliki memori dan kapasitas informasi sedemikian? Dan juga menambahkan hal berikut kepada pertanyaan: Kalau masing-masing dari 100 miliar sel di dalam tubuh Anda hapal sejuta halaman informasi, berapa halaman ensiklopedia yang Anda dapat ingat, sebagai seorang manusia yang cerdas dan berkesadaran, sepanjang hidup anda?</p>
<p>Sorry  yaa&#8230; gua posting cuma sepenggal aja&#8230;soalnya artikel nya panjang buaaanggget&#8230;jadi gak bisa di posting semua&#8230;.tetapi ni gua include artikel aslinya&#8230;.<a href="http://math.antarmedia.com/usu/wp-content/uploads/2008/01/rahasia_dna.zip" title="RAHASIA DNA">RAHASIA DNA</a> bisa di download di situ&#8230;tapi artikel itu versi word nya,,, jadi gak di include gambar&#8230;.untuk lihat gambarnya beli bukunya di Gramedia, title nya RAHASIA DNA, pengarangnya HARUN YAHYA&#8230;.hehehehehehehehehe</p>
<p>Selamat Membaca&#8230;..Itu RAHASIA ALLAH.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/14/25/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Saintis Berevolusi Menjadi &#8220;NAZI&#8221;</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/06/ketika-saintis-berevolusi-menjadi-nazi/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/06/ketika-saintis-berevolusi-menjadi-nazi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jan 2008 10:33:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudie Nst</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah Anda?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/06/ketika-saintis-berevolusi-menjadi-nazi/</guid>
		<description><![CDATA[Pertama-tama sebelum membaca lebih lanjut artikel ini, beberapa hal perlu diklarifikasi: Penulis tidak mempromosikan suatu agama atau kepercayaan tertentu, tetapi lebih melakukan refleksi pada masyarakat di sekitar penulis yang sarat akan ke-Kristen-an; ke-Kristen-an menjadi tokoh antagonis utama dalam topik ini. &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/06/ketika-saintis-berevolusi-menjadi-nazi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="left"><img src="http://www.netsains.com/index.php/oth_info+file/fn_1+20071231+1199061883" align="left" height="167" width="225" /> Pertama-tama sebelum membaca lebih lanjut artikel ini, beberapa hal perlu diklarifikasi:</p>
<ul>
<li>  Penulis tidak mempromosikan suatu agama atau  kepercayaan tertentu, tetapi lebih melakukan refleksi pada masyarakat di sekitar penulis yang sarat akan ke-Kristen-an; ke-Kristen-an menjadi tokoh antagonis utama dalam topik ini.</li>
</ul>
<p align="left">&nbsp;</p>
<ul>
<li>Latar belakang permasalahanyang dipaparkan berada dalam ruang lingkup Eropa dan Amerika Serikat, mungkin ada beberapa posisi atau perspektif yang tidak sesuai dengan kondisi Asia, khususnya Indonesia.</li>
</ul>
<p>Saat dunia sedang panas-panasnya dengan kaum ekstrimis agama dan politik, dunia sains  memiliki ‘perang’ tersendiri yang cukup panas dalam 10 tahun kebelakang. Natal 2007 menjadi sebuah momen yang unik di Eropa, khususnya di Dundee, Skotlandia. Annual Christmas Lecture 2007 dari University of Dundee dan Dundee City Council bertajuk, <em>“Why Evolutionism is Right and Creationism is Wrong”</em> (Mengapa Evolusionisme Benar dan Penciptaan Salah) dari Steve Jones, pakar genetika terkemuka Inggris.</p>
<p><span id="more-23"></span></p>
<p>Beberapa kalangan masyarakat dan gereja berkeberatan dengan topik tersebut mengingat momen Natal dengan topik yang anti-agama. Tak pelak lagi, Steve Jones berargumen bahwa evolusi yang dipaparkan Darwin sudah menjelaskan eksistensi manusia di muka bumi jadi manusia tidak perlu lagi mencari-cari ‘kambing hitam’ atas pertanyaan eksistensi manusia. Steve Jones bersikukuh bahwa ‘tuhan’ tidak diperlukan dalam hidup manusia. Umat manusia sudah sepatutnya atheists di tengah perkembangan teknologi dan sains yang sangat maju.</p>
<p>Richard Dawkins, profesor Public Understanding of Science Oxford University, telah galak mengkampanyekan ide-ide atheisme berdasarkan evolusi sejak 1976 melalui bukunya yang berjudul “The Selfish Gene” (Gen Egois) hingga terakhir dalam “God Delusion” (Buaian Tuhan) di tahun 2006. Ia memiliki logika:</p>
<ul>
<li>Manusia percaya pada Tuhan karena tidak dapat menjelaskan keberadaan mereka di bumi yangakhirnya dijelaskan oleh penciptaan bumi dalam 6 hari pada Kitab Kejadian (Alkitab)</li>
<li>Evolusi Darwin sudah menjelaskan proses penciptaan dan keberadaaan Manusia</li>
</ul>
<p>Kesimpulannya: manusia tidak perlu lagi percaya akan Tuhan.</p>
<p>Dawkins menambahkan bahwa sains sudah mampu menjelaskan banyak pertanyaan yang 2000 tahun lalu tidak terjawab seperti anak pengidap epilepsi dan bukanlah kerasukan setan. Percaya pada Tuhan tidaklah berbeda dengan percaya dengan Santa Claus atau dongeng-dongeng mimpi lainnya. Sains dipercaya mampu memberikan jawaban atas semua pertanyaan manusia, mungkin tidak sekarang tapi pasti suatu saat nanti. Argumen ini didukung juga oleh Christopher Hitchens dan tokoh-tokoh American Humanists Association.</p>
<p><strong>Teoritis</strong></p>
<p>Di lain pihak, beberapa tokoh seperti Ken Ham, Dr. Dino, dan banyak kaum penginjil di Amerika Serikat bersikukuh pada proses penciptaan 6 hari seperti tafsiran literal Alkitab atau Harun Yahya dari kaum Muslim. Mereka berargumen bahwa evolusi masih bersifat ‘teoritis’ karena hingga saat ini, evolusi masih belum menjawab proses terbentuknya sel dari sup organik secara meyakinkan.</p>
<p>Debat ini tidak behenti sampai di situ, terdapat pula orang-orang seperti CS Lewis, Alister McGrath, dan Francis Collins yang memiliki argumen bahwa evolusi merupakan suatu bukti ke-mahakuasa-an Tuhan. Alister McGrath, Professor Scientific Theology Universitas Oxford, beragumen bahwa sains tetaplah sebuah ‘alat’ yang terbatas. Menurutnya, justru lewat sains ia mampu melihat kebesaran Tuhan. Francis Collins, project leader Human Genome Project, malah meyakini bahwa evolusi adalah cara Yang Kuasa menciptakan manusia atau lebih popular dengan sebutan <em>Theistic Evolution</em>.</p>
<p>Perbedaan pandangan yang kian meruncing diantara <em>atheistic-scientists</em> and <em>believer-scientists</em> merambat tidak hanya pada debat terbuka tetapi sudah memasuki diskriminasi di Eropa dan Amerika Serikat. Kaum atheistic-scientists diam-diam menghambat para calon mahasiswa sains yang dikategorikan ‘believer’. Bagi mereka, ‘believer’ hanyalah orang-orang yang tidak memiliki intelektual sains. Ironisnya, sains mulai berkembang dengan menunggangi pergerakan Protestanisme sesaat setelah Jaman Kegelapan (<em>Dark Age</em>) di Eropa.</p>
<p><strong>Diskriminasi</strong></p>
<p>Michael Moore boleh memiliki film dokumenter “9/11 Fahrenheit” atau “Sicko”, kini giliran Ben Stein menguak ‘konspirasi kaum biologi intelektual’ dalam “Expelled: No Intelligence Allowed”. Diskriminasi ini malah oleh beberapa pakar sosiologi akan mempengaruhi proses pemberian dana riset dan pada jangka panjang berujung di Asia dimana populasinya jatuh dalam kategori <em>‘believer’.</em></p>
<p>Nah bagaimana dengan Anda? Seberapa jauh Anda, sebagai saintis akan melangkah? Kaum <em>atheistic-scientists</em> mungkin membenci para fundamentalis agama, walaupun kini mereka seolah-olah berusaha menjadi NAZI atau Al-Qaeda secara tidak langsung. Menjadi fundamentalis – yakin bahwa merekalah yang paling benar. Isu yang mungkin belum ‘hot’ di Indonesia ini bisa menjadi satu refleksi tersendiri bagi masyarkat kita yang majemuk. Akhir kata, saya sedikit mengutip Albert Einstein, “Science without religion is blind, religion without science is lame.” (Sains tanpa agama adalah buta, agama tanpa sains adalah membosankan).</p>
<p align="left"> <em> Referensi singkat:</em><br />
<em> </em><br />
<em>    1. Ben Stein to battle `anti-religious dogmatism`, Bill Berkowitz, Top Scoops, Scoop Independent News, 11 September 2007.</em><br />
<em>    2. http://www.time.com/time/magazine/article/0,9171,1211593,00.html</em><br />
<em>    3. Francis Collins, The Language of God, 2006</em><br />
<em>    4. Alister McGrath, Dawkins Delusion, 2007</em><br />
<em>    5. Richard Dawkins, God Delusion, 2006</em><br />
<em>    6. http://www.expelledthemovie.com/playground.php</em></p>
<p align="left">Apakah hal diatas juga terjadi di negara yang kita cintai ini&#8230;.??? jika dilihat dari banyak hal atau berita ttg Agama sepanjang Tahun 2007 mungkin kita tdk menyadari bahwa itu merupakan suatu kenyataan..</p>
<p align="left">Artikel diatas tidk mengandung SARA tetapi hanya ingin memberikan info ttg gimana sebenarnya Sains itu di mata Agama dan Logika kita&#8230;</p>
<p align="left">Info At <a href="http://www.netsains.com/index.php/page_info/pid_355" target="_blank">Netsains.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/06/ketika-saintis-berevolusi-menjadi-nazi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Link E-Books Gratis.</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/03/link-e-books-gratis/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/03/link-e-books-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jan 2008 22:23:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gudie Nst</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/03/link-e-books-gratis/</guid>
		<description><![CDATA[Teman2 berikur ini ada link e-books gratis&#8230;bukunya bagus-bagus tapi semua bahasa orang sono tuch&#8230;orang english la&#8230; berikut link nya &#8230;. 2020ok.com]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teman2 berikur ini ada link e-books gratis&#8230;bukunya bagus-bagus tapi semua bahasa orang sono tuch&#8230;orang english la&#8230;  berikut link nya &#8230;. <a href="http://2020ok.com" title="Download Now" target="_blank">2020ok.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2008/01/03/link-e-books-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dial-Up Internet lewat HP/Ponsel CDMA/GSM di LINUX</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2007/09/03/dial-up-internet-lewat-hpponsel-cdmagsm-di-linux/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2007/09/03/dial-up-internet-lewat-hpponsel-cdmagsm-di-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Sep 2007 12:35:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Perangkat Lunak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2007/09/03/dial-up-internet-lewat-hpponsel-cdmagsm-di-linux/</guid>
		<description><![CDATA[Setting Dial-up via ponsel GSM dan CDMA di Linux, Internetan mudah, praktis, aman, dan efisien dengan HP di Linux Operating System. Dial up CDMA (op: Starone, Flexi. Fren, whatever lah&#8230;) Dial up GSM/GPRS/3G/HSDPA (op: Simpati, AS, IM3, Hallo, XL, de &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2007/09/03/dial-up-internet-lewat-hpponsel-cdmagsm-di-linux/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Setting Dial-up via ponsel GSM dan CDMA di Linux, Internetan mudah, praktis, aman, dan efisien dengan HP di Linux Operating System.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Dial up CDMA (op: Starone, Flexi. Fren, whatever lah&#8230;)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Dial up GSM/GPRS/3G/HSDPA (op: Simpati, AS, IM3, Hallo, XL, de el el..)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span id="more-10"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Pertama, siapin HP dan konektornya/kabel ke komputer seperti kabel untuk nokia DKU-2, DKU5, dll. Trus colokin deh ke masing2 tempatnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Nah, sekarang instalasi hardware alias setting modem hp-nya di linux os. Sebenarnya Linux dengan kernel terbaru udah banyak masukin detail driver kebanyakan ponsel, dan linux pun sudah auto-detect hardware sendiri. Disini penulis praktekin dengan menggunakan komputer pentium4 2,0ghz, mem 256, OS Linux FedoraCore6 kernel 2.6.18-1.2798.fc6, desktop Manager KDE 3.5.4-10.fc6<span>  </span>dengan ponsel Nokia 6235 CDMA, kabel data DKU-2 (USB), dan ponsel Nokia 6260 dengan kabel data DKU-2 (USB)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Kalo udah di colokin kabelnya nah sekarang kita liat driver yang muncul ato di port mana ponsel kita terhubung dengan menggunakan perintah <em>dmesg </em>di konsole atau perintah <em>dmesg</em> dapat difilter dan diambil string usb nya saja dengan <em>dmesg | grep usb </em>atau juga pada Linux Ubuntu dengan perintah <em>lsusb.<o:p></o:p></em></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Atau lebih jelasnya kita liat di kinfocenter pada desktop Kmenu | System | KinfoCenter<span>  </span>pada tab usb device atau juga di menu Hardware, banyak lah untuk mencari tau pada sistem Linux, tergantung pada base system yang digunakan.</p>
<p>Kalau modem ponsel telah terkoneksi, maka kita dapat setting Dial-up nya dengan program kppp yang terdapat di desktop Kmenu | Internet | KPPP .yang pertama diminta adalah kita memasukkan password super user / root . Kemudian pada kppp harus kita setting terlebih dahulu untuk dialupnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Klik tombol configure, kemudian pada tab Modems pilih New, pada tab device ketik modem name ¨CDMA¨ Modem device sesuai yang telah kita pantau hardware phone modem di atas, penulis menggunakan</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">modem device : /dev/ttyACM0</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Flow Control : Hardware [CRTSCTS]</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Line Termination : CR/LF</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Speed Connection: 115200 (sesuai dengan bitrate operator selularnya)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Untuk settingan tab Modem klik modem commands kita dapat menambahkan perintah-perintah komunikasi antara komputer dengan modem. Khusus untuk ponsel CDMA kita harus menambahkan command <strong>at+crm=1</strong> pada <em>Initialization String 2 </em>,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">dan untuk GSM/GPRS modem khususnya untuk indosat IM3 command <em>Initialization String 2 </em>adalah</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><strong>at+cgdcont=1,&#8221;IP&#8221;,&#8221;"satelindogprs.com&#8221;</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">untuk command yang lainnya biarkan default saja. Klik OK.<span>  </span>Jika kita ingin melihat lebih jelas spesifikasi modem kita dapat klik Query Modem. Dan pada Terminal, kita dapat menjalankan modem secara konsole atau manual. Klik OK.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Setting modem telah selesai, kemudian kita setting Account pada tab Account. Klik New, membuat account baru, kemudian klik Manual Setup. Pada tab Dial:</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Buat nama koneksi pada Connection Name, pada phone number, klik add untuk menambahkan nomor dial (ada dibawah ini dialup numbernya, dan biarkan settingan lainnya secara default.. klik OK setting telah selesai. KPPP siap menjalankan tugas sebagai dial-up Internet. Pilih connect to dan use modem. Untuk Login ID dan Password :</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><strong>CDMA/WCDMA Operator <o:p></o:p></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Dial-Up Number : #777</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span><u>Indosat starone:<o:p></o:p></u></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Login ID : starone</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Password: indosat</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span><u>TelkomFlexi:<o:p></o:p></u></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Login ID : <a href="mailto:telkom@flexi">telkomnet@flexi</a></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Password : telkom</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><strong>GSM/GPRS/3G/HSDPA Operator:<o:p></o:p></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Dial-Up Number : *<strong>99</strong>***1#</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span><u>Indosat IM3:<o:p></o:p></u></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Login ID : gprs</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Password: im3</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span><u>Telkomsel<o:p></o:p></u></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Login ID : wap</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><span>            </span>Password: wap123</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">setelah memasukkan Login ID dan Password, klik Connect untuk memulai koneksi. Dan kita siap bertempur di dunia Internet via Dial-Up.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Sukses ya kawan kawan, semoga tulisan ini berguna untuk kita semua. Mohon petunjuk dari master2 linux please tambahin tulisan ini ya, karena masih banyak kurangnya dan bila ada kesalahan saya mohon maaf atau ada kritik dan saran please let me know yah&#8230; Terima kasih&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Sumber:  &#8211; Hasil ngoprek mas ronal, bowo, ikhfan n arier Di rumah bowo tgl 16 Agustus 2007</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">                   &#8211; Oom Google</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify"><!--[if !supportEmptyParas]--> <!--[endif]--><o:p></o:p></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">Triance</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify">computer math science [/ext.] MIPA USU</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2007/09/03/dial-up-internet-lewat-hpponsel-cdmagsm-di-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga Serangkai Master Enkripsi Data</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/19/rivest-shamir-adleman-tiga-serangkai-master-enkripsi-data/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/19/rivest-shamir-adleman-tiga-serangkai-master-enkripsi-data/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jun 2007 03:32:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah Anda?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/19/rivest-shamir-adleman-tiga-serangkai-master-enkripsi-data/</guid>
		<description><![CDATA[Sekali membicarakan transaksi internet dipastikan kita harus menyinggung keamanan data. Selanjutnya, keamanan data online tanpa enkripsi adalah kemustahilan. Akhirnya bila sampai ke enkripsi data menyebut akronim &#8220;RSA&#8221; terasa bagai refleks, hampir otomatis. RSA Security adalah nama besar dalam dunia proteksi &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/19/rivest-shamir-adleman-tiga-serangkai-master-enkripsi-data/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font color="#000000" face="helvetica" size="2">Sekali membicarakan transaksi internet dipastikan kita harus menyinggung keamanan data. Selanjutnya, keamanan data online tanpa enkripsi adalah kemustahilan. Akhirnya bila sampai ke enkripsi data menyebut akronim &#8220;RSA&#8221; terasa bagai refleks, hampir otomatis.</font></p>
<p><span id="more-7"></span></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">RSA Security adalah nama besar dalam dunia proteksi data online. Penemu dari inti teknologi keamanan data internet, perusahaan ini menguasai mayoritas pasar teknologi otentifikasi dan enkripsi data selama 20 tahun terakhir. Enkripsi secara bebas sering diterjemahkan sebagai salah satu metode pengacakan data, serangkaian modifikasi data asli menjadi pesan acak tanpa arti yang oleh penerima bisa dikembalikan dalam bentuk asli dengan kunci-kunci tertentu. Ilmu yang mempelajari pengacakan data disebut kriptografi. Salah produk RSA yang populer adalah key banking untuk transaksi keuangan online ribuan nasabah bank di dunia. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Ada tiga figur di balik lahir dan besarnya RSA, yaitu Rivest, Shamir, dan Adleman. Tiga serangkai ahli matematika inilah pendiri RSA di tahun 1977. RSA diambil sebagai gabungan dari hurup depan nama ketiga orang tersebut. Tahun 2002 lalu mereka bertiga menerima penghargaan ACM Turing Award. Ingat Alan Turing? Dia adalah penemu mesin turing yang notabene adalah cikal bakal komputer. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Profesor Ronald Lorin Rivest yang lahir di New York tahun 1947 adalah seorang kriptolog dan professor di Departemen Elektro dan Ilmu Komputer Institut Teknologi Massachuset (MIT). Rivest memperoleh gelar sarjana matematika dari universitas Yale tahun 1969, sedangkan gelar doktor diraihnya tahun 1974 dari Universitas Stanford. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Rivest adalah penemu algoritma enkripsi kunci simetris RC2, RC4, RC5 dan co-inventor RC6. RC berarti &#8220;Rivest Cipher&#8221; atau &#8220;Ron&#8217;s Code&#8221;. Rivest juga yang menyusun algoritma kriptografi MD2, MD4, dan MD5. Tahun 2006 Profesor Rivest menemukan sistem pemungutan suara ThreeBallot. Sebuah inovasi sistem pemungutan suara yang menyatukan kemampuan pemilih untuk melihat bahwa pilihannya dihitung namun privasinya juga aman. Perhatiannya pada masalah pemungutan suara yang fair sebagai wujud demokrasi membawa dirinya sebagai anggota Election Assistance Commission&#8217;s Technical Guidelines Development Committee yang membantu KPU di negeri Paman Sam menyusun petunjuk sistem pemungutan suara mandiri. Profesor Rivest juga anggota National Academy of Engineering, National Academy of Sciences, Association for Computing Machinery, International Association for Cryptographic Research, serta American Academy of Arts and Sciences. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Adi Shamir lahir 1952 di Tel Aviv, Israel. Mendapat gelar sarjana matematika dari Universitas Tel Aviv tahun 1973, kemudian M.Sc. (1975) dan Ph.D. (1977) bidang ilmu komputer dari Weizmann Institute. Tahun 1977-1980, Shamir melakukan penelitian di MIT, tempat di mana kelak bertemu dua koleganya dan membuat &#8216;sejarah&#8217; dunia enkripsi data. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Selain mendirikan RSA, Shamir juga menyumbang banyak inovasi dan kontribusi pada dunia kriptografi, termasuk skema Shamir secret sharing, memecahkan sistem kripto Merkle-Hellman, kriptografi visual, dan lain-lain. Di luar bidang keamanan data, Shamir juga turut andil dalam perkembengan ilmu komputer seperti menunjukan persamanan aplikasi rangkaian elektronik PSPACE dan IP (internet protocol). </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Sedangkan Leonard Max Adleman yang lahir pada 31 Desember 1945 adalah profesor ilmu komputer dan biologi molekuler di Universitas Southern California. Meski lahir di California, Adleman besar di San Fransisco. Tahun 1968 merampungkan studi matematika dan meraih gelar sarjana dari Universitas California, Berkeley. Di universitas yang sama gelar doktor tahun 1976 didapatkannya. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Selain dikenal sebagai penemu enkripsi RSA, Adleman juga populer dalam bidang komputasi berbasis DNA. Dalam papernya berjudul Molecular Computation of Solutions To Combinatorial Problems tahun 1994 mendeskripsikan penggunaan DNA untuk basis sistem komputasi dalam aplikasi nyata. Dalam penelitian tersebut Adleman memecahkan masalah tujuh titik Hamiltonian Graph. Meski kelihatan sepele tetapi paper ini terkenal sebagai referensi ilmiah pertama yang sukses menggunakan DNA untuk menghitung algoritma. Komputasi DNA telah lama dilihat potensial untuk memecahkan masalah-masalah kompleks lain di dunia bisnis nyata. </font></p>
<p align="justify"> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">Menurut Fred Cohen dalam paper ilmiahnya berjudul Experiments with Computer Viruses tahun 1984, Adleman sebagai orang yang pertama mendefiniskan kata &#8220;virus komputer&#8221;. Selain itu, Adleman adalah juga konsultan perhitungan matematis untuk film &#8220;Sneakers&#8221;. </font></p>
<p> <font color="#000000" face="helvetica" size="2">  <em><u>Sumber</u> : <a href="http://www.pikiran-rakyat.co.id/" onmouseover="window.status='ke situs ini';return true" style="text-decoration: none" target="_top">Pikiran Rakyat (24 Mei 2007)</a><br />
</em></font><font color="#000000" face="helvetica" size="2"><em>http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&amp;1181218416&amp;1</p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/RSA</p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/Ron_Rivest</p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/Adi_Shamir</p>
<p>http://en.wikipedia.org/wiki/Leonard_Adleman</em></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/19/rivest-shamir-adleman-tiga-serangkai-master-enkripsi-data/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Misteri Bilangan Nol (0)</title>
		<link>http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/18/misteri-bilangan-nol-0/</link>
		<comments>http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/18/misteri-bilangan-nol-0/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jun 2007 09:44:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah Anda?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/18/misteri-bilangan-nol-0/</guid>
		<description><![CDATA[RATUSAN tahun yang lalu, manusia hanya mengenal 9 lambang bilangan yakni 1, 2, 2, 3, 5, 6, 7, 8, dan 9. Kemudian, datang angka 0, sehingga jumlah lambang bilangan menjadi 10 buah. Tidak diketahui siapa pencipta bilangan 0, bukti sejarah &#8230; <a href="http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/18/misteri-bilangan-nol-0/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						RATUSAN tahun yang lalu, manusia hanya mengenal 9  						lambang bilangan yakni 1, 2, 2, 3, 5, 6, 7, 8, dan 9.  						Kemudian, datang angka 0, sehingga jumlah lambang  						bilangan menjadi 10 buah. Tidak diketahui siapa pencipta  						bilangan 0, bukti sejarah hanya memperlihatkan bahwa  						bilangan 0 ditemukan pertama kali dalam zaman Mesir kuno.  						Waktu itu bilangan nol hanya sebagai lambang.Dalam zaman  						modern, angka nol digunakan tidak saja sebagai lambang,  						tetapi juga sebagai bilangan yang turut serta dalam  						operasi matematika. Kini, penggunaan bilangan nol telah  						menyusup jauh ke dalam sendi kehidupan manusia. Sistem  						berhitung tidak mungkin lagi mengabaikan kehadiran  						bilangan nol, sekalipun bilangan nol itu membuat  						kekacauan logika. Mari kita lihat</font></p>
<p><span id="more-6"></span></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						<strong>Nol, penyebab komputer macet</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Pelajaran tentang bilangan nol, dari sejak zaman dahulu  						sampai sekarang selalu menimbulkan kebingungan bagi para  						pelajar dan mahasiswa, bahkan masyarakat pengguna.  						Mengapa? Bukankah bilangan nol itu mewakili sesuatu yang  						tidak ada dan yang tidak ada itu ada, yakni nol. Siapa  						yang tidak bingung? Tiap kali bilangan nol muncul dalam  						pelajaran Matematika selalu ada ide yang aneh. Seperti  						ide jika sesuatu yang ada dikalikan dengan 0 maka  						menjadi tidak ada. Mungkinkah 5*0 menjadi tidak ada? (*  						adalah perkalian). Ide ini membuat orang frustrasi.  						Apakah nol ahli sulap?</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Lebih parah lagi-tentu menambah bingung-mengapa 5+0=5  						dan 5*0=5 juga? Memang demikian aturannya, karena nol  						dalam perkalian merupakan bilangan identitas yang sama  						dengan 1. Jadi 5*0=5*1. Tetapi, benar juga bahwa 5*0=0.  						Waw. Bagaimana dengan 5o=1, tetapi 50o=1 juga? Ya,  						sudahlah. Aturan lain tentang nol yang juga misterius  						adalah bahwa suatu bilangan jika dibagi nol tidak  						didefinisikan. Maksudnya, bilangan berapa pun yang tidak  						bisa dibagi dengan nol. Komputer yang canggih bagaimana  						pun akan mati mendadak jika tiba-tiba bertemu dengan  						pembagi angka nol. Komputer memang diperintahkan  						berhenti berpikir jika bertemu sang divisor nol.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						<strong>Bilangan nol: tunawisma</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Bilangan disusun berdasarkan hierarki menurut satu garis  						lurus (<strong>Gambar 1a</strong>). Pada titik awal adalah  						bilangan nol, kemudian bilangan 1, 2, dan seterusnya.  						Bilangan yang lebih besar di sebelah kanan dan bilangan  						yang lebih kecil di sebelah kiri. Semakin jauh ke kanan  						akan semakin besar bilangan itu. Berdasarkan derajat  						hierarki (dan birokrasi bilangan), seseorang jika  						berjalan dari titik 0 terus-menerus menuju angka yang  						lebih besar ke kanan akan sampai pada bilangan yang  						tidak terhingga. Tetapi, mungkin juga orang itu sampai  						pada titik 0 kembali. Bukankah dunia ini bulat?  						Mungkinkah? Bukankah Columbus mengatakan bahwa kalau ia  						berlayar terus-menerus ia akan sampai kembali ke Eropa?</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Lain lagi. Jika seseorang berangkat dari nol, ia tidak  						mungkin sampai ke bilangan 4 tanpa melewati terlebih  						dahulu bilangan 1, 2, dan 3. Tetapi, yang lebih aneh  						adalah pertanyaan mungkinkan seseorang bisa berangkat  						dari titik nol? Jelas tidak bisa, karena bukankah titik  						nol sesuatu titik yang tidak ada? Aneh dan sulit  						dipercaya? Mari kita lihat lebih jauh.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Perhatikan garis bilangan (<strong>Gambar 1a</strong>), di antara  						dua bilangan atau antara dua buah titik terdapat sebuah  						ruas. Setiap bilangan mempunyai sebuah ruas. Jika ruas  						ini dipotong-potong kemudian titik lingkaran hitam  						dipindahkan ke tengah-tengah ruas (<strong>Gambar 1b</strong>),  						ternyata bilangan 0 tidak mempunyai ruas. Jadi, bilangan  						nol berada di awang-awang. Bilangan nol tidak mempunyai  						tempat tinggal alias tunawisma. Itulah sebabnya, mengapa  						bilangan nol harus menempel pada bilangan lain, misalnya,  						pada angka 1 membentuk bilangan 10, 100, 109, 10.403 dan  						sebagainya. Jadi, seseorang tidak pernah bisa berangkat  						dari angka nol menuju angka 4. Kita harus berangkat dari  						angka 1.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						<strong>Mudah, tetapi salah</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Guru meminta Ani menggambarkan sebuah garis geometrik  						dari persamaan 3x+7y = 25. Ani berpikir bahwa untuk  						mendapatkan garis itu diperlukan dua buah titik dari  						ujung ke ujung. Tetapi, setelah berhitung-hitung,  						ternyata cuma ada satu titik yang dilewati garis itu,  						yakni titik A(6, 1), untuk x=6 dan y=1 (<strong>Gambar 2</strong>).  						Sehingga Ani tidak bisa membuat garis itu. Sang guru  						mengingatkan supaya menggunakan bilangan nol. Ya, itulah  						jalan keluarnya. Pertama, berikan y=0 diperoleh  						x=(25-0)/3=8 (dibulatkan), merupakan titik pertama,  						B(8,0). Selanjutnya berikan x=0 diperoleh y=(25-3.0)/7=4  						(dibulatkan), merupakan titik kedua C(0,4). Garis BC,  						adalah garis yang dicari. Namun, betapa kecewanya sang  						guru, karena garis itu tidak melalui titik A. Jadi,  						garis BC itu salah.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Ani membela diri bahwa kesalahan itu sangat kecil dan  						bisa diabaikan. Guru menyatakan bahwa bukan kecil  						besarnya kesalahan, tetapi manakah yang benar? Bukankah  						garis BC itu dapat dibuat melalui titik A? Kata guru,  						gunakan bilangan nol dengan cara yang benar. Bagaimana  						kita harus membantu Ani membuat garis yang benar itu?  						Mudah, kata konsultan Matematika. Mula-mula nilai 25  						dalam 3x+7y harus diganti dengan hasil perkalian 3 dan 7  						sehingga diperoleh 3x+7y=21. </font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Selanjutnya, dalam persamaan yang baru, berikan y=0  						diperoleh x=21/3=7 (tanpa pembulatan) itulah titik  						pertama P(6,1). Kemudian berikan nilai x=0 diperoleh  						y=21/7 = 3 (tanpa pembulatan), itulah titik kedua Q(0,  						3). Garis PQ adalah garis yang sejajar dengan garis yang  						dicari, yakni 3x+7y=25. Melalui titik A tarik garis  						sejajar dengan PQ diperoleh garis P1Q1. Nah, begitulah.  						Sang murid telah menemukan garis yang benar berkat  						bantuan bilangan nol.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Akan tetapi, sang guru masih sangat kecewa karena  						sebenarnya tidak ada satu garis pun yang benar. Bukankah  						dalam persamaan 3&#215;1+7&#215;2=25 hanya ada satu titik  						penyelesaian yakni titik A, yang berarti persamaan  						3&#215;1+7&#215;2 itu hanya berbentuk sebuah titik? Bahkan pada  						persamaan 3&#215;1+7&#215;2=21 tidak ada sebuah titik pun yang  						berada dalam garis PQ. Oleh karena itu, garis PQ dalam  						sistem bilangan bulat, sebenarnya tidak ada. Aneh,  						bilangan nol telah menipu kita. Begitulah kenyataannya,  						sebuah persamaan tidak selalu berbentuk sebuah garis.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						<strong>Bergerak, tetapi diam</strong></font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Bilangan tidak hanya terdiri atas bilangan bulat, tetapi  						juga ada bilangan desimal antara lain dari 0,1; 0,01;  						0,001; dan seterusnya sekuat-kuat kita bisa menyebutnya  						sampai sedemikian kecilnya. Karena sangat kecil tidak  						bisa lagi disebut atau tidak terhingga dan pada akhirnya  						dianggap nol saja. Tetapi, ide ini ternyata sempat  						membingungkan karena jika bilangan tidak terhingga  						kecilnya dianggap nol maka berarti nol adalah bilangan  						terkecil? Padahal, nol mewakili sesuatu yang tidak ada?  						Waw. Begitulah.</font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="2"> 						Berdasarkan konsep bilangan desimal dan kontinu, maka  						garis bilangan pada <strong>Gambar 1a</strong> tidak sesederhana  						itu karena antara dua bilangan selalu ada bilangan ke  						tiga. Jika seseorang melompat dari bilangan 1 ke  						bilangan 2, tetapi dengan syarat harus melompati  						terlebih dahulu ke bilangan desimal yang terdekat,  						bisakah? Berapakah bilangan desimal terdekat sebelum  						sampai ke bilangan 2? Bisa saja angka 1/2. Tetapi, anda  						tidak boleh melompati ke angka 1/2 karena masih ada  						bilangan yang lebih kecil, yakni 1/4. Seterusnya selalu  						ada bilangan yang lebih dekat&#8230; yakni 0,1 lalu ada  						0,01, 0,001, &#8230;, 0,000001. demikian seterusnya,  						sehingga pada akhirnya bilangan yang paling dekat dengan  						angka 1 adalah bilangan yang demikian kecilnya sehingga  						dianggap saja nol. Karena bilangan terdekat adalah nol  						alias tidak ada, maka Anda tidak pernah bisa melompat ke  						bilangan 2? </font></p>
<p><font face="Arial, Helvetica, sans-serif" size="1"> 						Yusmichad Yusdja,Staf peneliti pada Pusat Penelitian dan  						Pengembangan Sosial dan ekonomi Pertanian IPB</font></p>
<p><font size="1">Sumber: <a href="http://www.kompas.com/">Kompas  						Cyber Media &amp; http://www.duniaesai.com/sains/sains16.htm<br />
</a></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://math.antarmedia.com/usu/2007/06/18/misteri-bilangan-nol-0/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

